Tradisi Dan Budaya Lampung Yang Harus Di Ketahui – Jika kamu akan bepergian dari pulau jawa menuju pulau sumatra biasanya kamu akan melewati provinsi lampung. Beberapa suku yang mendiami provinsi tersebut antara lain suku lampung, suku jawa, suku bali, suku sunda, dan masih banyak lagi. Lampung juga di kenal sebagai negeri ruwa jurai karena daerah tersebut di huni oleh penduduk asli setempat dan pendatang. Tak heran jika lampung memiliki berbagai kebudayaan dan tradisi yang beranekaragam. Berikut di bawah ini ada beberapa tradisi dan budaya lampung yang harus di ketahui.
Kukhuk Limau
Kukhuk limau merupakau upacara adat yang di lakukan oleh masyarakat adat pepadun buay nuban di lampung. Upacara ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan kelancaran kehamilan, serta untuk mendapatkan keturunan sesuai yang di harapkan. Ada tiga tahapan upacara ini, yaitu tahap persiapan, di mana utusan dari keluarga ibu hamil akan pergi ke tokoh adat untuk meminta doa dan petunjuk dengan menyiapkan berbagai alat dan bahan. Setelah tu, upacara di lakukan dengan tokoh adat akan membaca ayat suci Al-Qur’an dan memberikan nasihat kepada ibu hamil. Selain itu, tokoh adat juga akan menjelaskan pantangan-pantangan yang harus di hindari oleh ibu hamil, seperti tidak boleh tidur pada siang hari, tidak boleh keluar pada dzuhur dan magrib, tidak boleh duduk di tanah dan tidak boleh makan buah yang bergetah.
Upacara Gawi
Upacara gawi merupakan ritual adat yang di lakukan oleh masyarakat lampung pepadun untuk merayakan peristiwa penting, seperti pernikahan, atau pemberian gelar adat. Ini biasanya berlangsung selama 7 hari 7 malam atau lebih dan melibatkan seluruh anggota keluarga dan masyarakat. Tradisi ini di mulai dengan acara pernikahan. Setelah pernikahan, calon penyimbang akan menjalani proses adat tang di sebut cakcak pepadun. Dalam proses ini, calon penyimbagan di berikan gelar adat begawi cakak pepaduan. Sekama upacara ini berlagsung ritual adat di lakukan sepert memanjatkan doa dan persembaan kapad para leluhur. Pertujunkan seni dan budaya seperti tari-tarian dan musik tradisoal serta memberikan jamuan untuk para tamu.
Baca Juga: Tradisi Sumatera Barat Yang Harus Di Ketahui
Belangiran
Belangiran merupaka upacara adat lampung yang di lakukan menjelang bulan suci ramadan. Upacara ini bertujuan untuk menyucikan diri dan mempererat tali silaturahmi antar sesama warga. Dalam pelaksanaannya, belangiran di lakukan dengan cara mandi bersama di sungai. Namun, mandi yang di lakukan bukanlah mandi biasa, melainkan mandi yang di syaratkan dengan beberapa peralatan ritual, seperti air langir, bunga tujuh rupa, setanggi, dan daun pandan. Ritual mandi suci ini di percaya dapat membersihkan diri dari segala dosa dan kotoran, sehingga umat muslim dapat menyambut bulan ramadan dengan hati yang bersih dan suci. Selain itu, tempat ini juga menjadi ajang untuk berkumpul dan salin berbagi antar sesama warga. Upacara ini juga menjadi daya tarik wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Ngumbay Lawok
Ngumbay lawok, atau mencuci laut, adalah upacara adat yang di lakukan oleh masyarakat pesisir lampung untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil laut yang di peroleh dan memohon keselamatan saat melaut ke depannya. Upacra ini biasanya melibatkan seekor kerbau yang di jadikan tumbal sebagai simbol ungkapan rasa terima kasih dari para nelayan. Upcara ini merupakan tradisi yang penting bagi masyarakat pesisir lampung mewujudkan kepercayaan mereka terhadap penguasa laut dan merupakan sarana untuk memohon perlindungan dari bahaya.


