Tradisi Dan Budaya Di Filipina Yang Harus Di Ketahui
Gaya Hidup

Tradisi Dan Budaya Di Filipina Yang Harus Di Ketahui

Tradisi Dan Budaya Di Filipina Yang Harus Di Ketahui – Filipina di kenal tidak hanya sebagai negara dengan alamnya yang indah, tapi juga penduduknya yang ramah. Suka berkumpul, dan berpesta. Tidak mengherankan jika festival di negara tetangga Indonesia ini sangat banyak dan meriah. Salah satu yang populer adalah festival Ati-Atihan. Ini merupakan festival budaya tertua di filipina yang sudah di adakan sejak 800 tahun lalu sebagai perayaan santo nino. Ini di adakan pada hari minggu ketiga bulan januari. Serunya selama festival berlangsung para pengunjung tidak hanya dydyk sambil menikmati pertunjukan, mereka juga di perbolehkan ikut berdansa dan bergabung dengan para peserta festival dengan di iringi suara drum. Berikut di bawah ini ada beberapa tradisi dan budaya di filipina yang harus di ketahui.

Festival Pahiyas

Pengunjung bisa melihat betapa kreatifnya masyarakat filipina di festival pahiyas. Dalam acara ini, mereka akan mendekorasi rumah dan kendaraan menjadi cantik dengan sayuran, buah-buahan, dan kiplings warna-warni. FYI, kiplings adalah wafer tradisional filipina yang di buat dari beras ketan dan di bentuk menyerupai daun. festival ini di adakan setempat di bukan mei untuk merayakan san isidro labrador, yakni santo pelindung petani agar pertanian berjalan baik dan panen berlimpah. Dalam parade ini, penduduk setempat akan memakai kostum, kendaraan hias, dan mesin kertas raksasa. Tidak hanya penduduk lokal yang senang, wisatawan pun bisa merayakan kebahagiaan dalam festival pahiyas. Hal ini karena mereka bisa memetik hasil bumi dari rumah ke rumah secara gratis sambil menikmati hidangan lokal seperti kaldereta dan lucban longgaisa. Selain perut kenyang, para pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh.

Festival Massakara

Festival Massakara di bulan oktober menjadi waktu yang tepat untuk para pecinta pesta berkumpul. Ini di mulai dari tahun 1980 di mana masyarakat sedang mengalami kesulitan. Mereka pun berpesta untuk melupakan masalahnya untuk sesaat. Karena itulah, meski keadaannya susah, masyarakat tetap memasang topeng tersenyum. Bisa di bilang, topeng ini menjadi kamuflase hati mereka. Orang-orang yang memakai topeng akan menikmati pesta ini sembari makan, minum, dan menari. Topengnya pun di hiasi memakai bulu, bunga, cat warna-warni, dan manik-maink hingga terlihat cantik.

Baca Juga: Mengenal Investasi Unik Saham Blue Chip dan Kriterianya

Festival Panagbenga

Festival panagbenga menjadi festival tercantik dan penuh dengan harapan di filipina. Ini di lakukan untuk merayakan kebangkitan kota baguio setelah terjadinya gempa bumi luzon di tahun 1990. Ini bermakna musim berbunga, sehingga seluruh kota akan di hiasi dengan bunga aneka warna. Di rayakan sebulan penuh pada bulan februari, dan juga festival ini memiliki banyak acara. Sebut saja kompetisi tari dan kostum dengan iringan musik cordilleran bersama para selebriti. Kamu juga parade dengan kendaraan hias dengan bunga warna-warni. Untuk menikmati keseruan festival ini, para wisatawan bisa mendatangi festival panagbenga di daerah burnham park dan session street yang ada di kota baguio di kenal sebagai ibu kota musim panas.

Festival Higantes

Festival higantes terinspirasi dari cerita rakyat angona yang bercerita tentang higantes atau boneka kertas raksasa yang di buat oleh penduduk setempat. Ini di buat sebagai cara protes terhadap inkuisisi spanyol di masa lalu. Namin, kini boneka raksasa di gunakan sebagai bagian dari festival ini sendiri di gunakan untuk penghormatan terhadap san clemente, yakni santo pelindung kota. Para pengunjung tidak akan takut kelaparan ketika mengikuti festival. Ini karena penduduk setempat akan membuka lebar-lebar pintu rumah mereka dan membebaskan para wisatawan makan atau bersenang-senang sebagai perayaan pesta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *